Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Boyolali pada hari Jum'at (27/03) pukul 11.00 WIB memberikan bantuan Masker kepada RS PKU Aisyiyah Boyolali. Penyerahan bantuan dilakukan di ruang Majelis Kesehatan di sebelah barat Poliklinik RS PKU Aisyiyah Boyolali. Bantuan diserahkan oleh perwakilan dari FPRB Boyolali, Agung Nugroho dan diterima langsung oleh Purwani, A.Mk. (Perawat), disaksikan oleh dr. Sheila Rahmi (Ketua Satgas Penanggulangan Covid19 RS PKU Aisyiyah), Hj. Nur'aini Budiastuti, S.Ag. (Ketua Majelis Kesehatan), Agus Prawoto, ST (Kabag Umum RS), dan Thontowi Jauhari, SH., M.Si (SPI RS). Bantuan yang diberikan berupa 9 box Masker Medis dan 35 Masker Respirator (masker moncong babi).
Agung mengatakan bahwa bantuan masker ini pada awalnya sebagai kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana Merapi. Namun melihat perkembangan wabah Covid19 saat ini yang sudah sangat mengkhawatirkan dan seluruh rumah sakit di Indonesia kekurangan APD termasuk masker medis, maka diputuskan untuk mengalihkan bantuan masker ini ke rumah sakit. Bantuan ini sebagai upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) masker bagi tenaga medis sebagai pelindung dari paparan virus. Agung berharap bantuan ini dapat membantu melindungi tenaga medis yang sedang berjuang melawan Covid19 di RS PKU Aisyiyah Boyolali.
Setelah proses serah terima bantuan selesai, dr. Sheila Rahmi, Ketua Satgas Penanggulangan Covid19 RS PKU Aisyiyah didampingi beberapa pihak dari RS PKU Aisyiyah Boyolali mengucapkan rasa terima kasih kepada FPRB Boyolali yang telah ikut serta berjuang melawan Virus Corona yang saat ini sedang mewabah di Indonesia dan telah menjadi Pandemi Global.
Bantuan ini sangat berguna sekali bagi tenaga medis, khususnya tenaga medis yang mengurusi langsung pasien positif covid19. Mereka menempati posisi yang memiliki risiko tinggi tertular Virus Corona, karena melakukan kontak langsung dengan pasien. Maka dari itu, pihak RS PKU Aisyiyah sangat mengapresiasi sekali bantuan dari FPRB Boyolali ini. Semoga satu tindakan nyata ini dapat menggugah semangat gotong royong dari pihak yang lain dalam menghadapi Pandemi Virus Corona ini. Karena di situasi seperti sekarang ini, semua pihak mempunyai tanggung jawab yang sama dalam upaya penghentian wabah atau pagebluk ini.



0 Komentar